Skip to main content

Malam Senin

https://www.instagram.com/p/BfEplE-Ab7o/

Begini cara kalau mau foto sama anak sholeh ini. Mimiknya harus yang tak lazim 😆 diminta senyum manis malah nyengir, jadi lebih baik sekalian aja 😂

Sekalian umi olahraga muka. Abis fotoan kita ketawaan ngetawain ekspresi masing-masing. Oh my lovely date 😘 (abi @wendyferdiansaputra ga boleh jealous 😆). Hari minggu kemarin lumayanlah aktifitas umi dan Muhammad. Pagi majelis taklim, jelang siang (kayak acara berita aja) akikahan tetangga, sore bada ashar Muhammad basket. Pulang basket ambil brownies endeus gulindesnya di aunty @leny_ra @domdomecake (langsung follow ya ga akan nyesal), lanjut cari sport outfit buat Muhammad karena sudah senang banget mau rutin basket gabung di @gazebo_basketbalikpapan ...Yay...akhirnya ada club basket untuk anak-anak kecil sekali (baca anak PAUD)😆
.
Biasanya kalau malam senin umi paling malas jalan-jalan apalagi sampai malam karena sudah deg-degan takut stress kurang tidur dikantor esok harinya. Kalau sekarang, alhamdulillah...santai 😆
Karena sesungguhnya kurang tidur bisa membuat kita gampang stress apalagi kalau dipagi hari sudah disambit eh disambut dengan rengekan pagi. Kepala pusing, telinga mendengung, sampai kantor kertas bertebaran dimeja 😆 trus langsung dichat "mba, jangan lupa pesankan galon ya"...helooo...pagi-pagi sudah bikin pusing dengan galon (menunggu komen yang suka pesan galon 😆). Dan tentu saja chatnya diabaikan sementara 😂
Untuk menenangkan diri, akhirnya ke pantry dulu ngeMie 😂. Ini godaan yang hakiki karena pantry didepan ruangan. Hebatnya bapak sebelah yang tak mau disebutkan namanya tahan dengan wangi mie yang semerbak. Pas pesan mie pasti ada suara "ngeMie mulu" 😆
Belum lagi kue-kue kecilnya...kapan dietnya? (hare gene diet?! 😆) Ya Allah, saya ngetik apa? 👆😂 Well I missed my office but I love being here with my lovely date more 😘

Sudah gitu aja! 😁

#diary_umi
#gapakebaper
#MuhammadHSAbdurrahman

Comments

Popular posts from this blog

Sepintas Kesibukan Yang Tak Berujung

Ya...disanalah laptop itu menyala dan hanya menyala.  Tidak tersentuh sedikitpun. Dan aku hanya bisa melihat dari kejauhan sambil melakukan rutinitas pagi yang tak nampak akan selesai karena sambung menyambung. Kalau pun ada jeda, aku manfaatkan untuk sedikit sarapan santai sambil duduk, menikmati roti meises dan milo hangat.  Tidak berselang lama, kadang sempat selesai sarapan kadang masih sekali gigit rotinya dan sekali seruput milonya. Karena si kecil bangun dan kakak sudah selesai bersiap untuk sarapan sebelum pergi ke sekolah. Si kecil yang menangis karena saat terbangun tidak ada ummi di sebelahnya. Si kecil yang ingin di peluk saat terbangun dari tidurnya. Si kecil yang sudah pandai protes jika semua tidak sesuai dengan keinginannya. Si kecil yang sudah mulai bisa memilih sesuai dengan kebutuhannya, meskipun terkadang pilihannya masih belum akurat. Si kecil yang sudah ga kecil-kecil amat lagi meskipun masih balita. Saatnya harus mengantar kakak, si kecil pun hanya ingin...

Mungkin Ini Dilema?

https://www.instagram.com/p/Bb1_Bkih6P9/ Pernahkah merasakan raga terasa lepas dari jiwa? Saya sering, dan ini bermula sekitar 4 tahun lalu. Dan perasaan itu semakin menjadi bahkan saya merasa sulit bertolerasi dengan rasa itu dimulai sekitar 2 tahun terakhir. Raga saya ada di satu tempat yang dulu merupakan tempat favorit saya tapi jiwa saya berada ditempat lain yang kini menjadi tempat favorit saya. Menurut saya, multitasking tidak ada hubungannya. Karena raga tak berjiwa itu bagai lorong kosong, gelap dan hampa. Bukan tak cinta lagi pada tempat ini. Tidak ada hubungannya dengan cinta saya terhadap tempat yang dulu favorit ini. Tapi, hati ini, jiwa ini telah berlabuh disuatu tempat dimana saya bisa lebih mengaktualisasikan diri saya, mengembangkan kemampuan yang saya percaya saya punya, yang dimana jiwa saya bebas berkembang tanpa batas dengan tantangan baru yang saya butuhkan. Karena jiwa harus berkembang. Tidak bisa jalan ditempat, pasrah menerima keadaan seperti yang sudah b...

Mencintai Kebersihan / Practical Life Activity

Mencintai kebersihan harus ditanamkan semenjak usia dini. Bahkan kita bisa memperkenalkan kegiatan yang menyenangkan agar anak terbiasa dengan kebersihan. Pas banget dengan challenge dari IndonesiaMontessori.com dengan kegiatan mencuci jendela. Tidak cuma untuk keindahan tapi untuk kebersihan. Dan pastinya menyenangkan untuk Muhammad karena kegiatan ini berkaitan dengan air 😊 Lihat deh aksi Muhammad mencuci jendela rumah nenek di pic. Pasti nenek senang jendela-nya jadi bersih walaupun cuma bagian bawah karena Muhammad belum cukup tinggi nek 😄