Skip to main content

Posts

DIY Edible Paint

Hari minggu lalu tanggal 1 November 2015, Muhammad ikut berpartisipasi di acara Playdate IMC-ers Balikpapan yang diadakan di Seasik Resto. Aktivitas dalam acara ini adalah Melukis diatas Tote Bag. Umi mempersiapkan edible paint untuk Muhammad yang murmer dan washable yang terpenting karena Muhammad pasti tidak mau pakai celemek dan pastinya jadi kotor-kotoran kalau melukis. Bahan-bahan edible paint : - Tepung terigu - Air - Pewarna makanan Edible Paint Ira Awalanti shared a photo with you from the Flickr app! Check it out: https://flic.kr/p/zFVs2P

Construction Vehicle Sensory Play

Construction vehicle sensory play kesukaan muhammad. Suka banget sama alat-alat berat termasuk crane yang kalau pas lihat bisa histeris 😄 sayangnya belum waktunya dikasih mainan crane. Nanti ada waktunya ya nak 😊 Sensory bin untuk construction vehicle ini gampang banget bahan-bahannya. Hanya beberapa macam pasta kering berbagai macam bentuk dan beras warna warni. Siapkan sekop sekop kecil dan kendaraannya tentunya. Langsung bisa dimainkan. Muhammad betah banget kalau mainan ini...1 jam saking asiknya 😊 Tapi muhammad lebih senang kalau main ditemani. Umi juga suka kok mainnya 😊

DIY Rough and Smooth

Rough and smooth juga merupakan salah satu sensory untuk anak usia dini. Bikinnya gampang banget. Bahannya sebagai berikut : 1. Kertas amplas/sandpaper berbeda level kekasarannya. Saya bikin 4 level dari paling halus sampai yang paling kasar. 2. Kokoru paper warna warni. Kertas amplas/sandpaper ditempel di kokoru paper ini. Setiap level kita buat sepasang jadi semuanya 8 lembar. 4 level berbeda untuk perkenalan kekasaran dan kelembutan. 4 level lagi untuk matching game rough and smooth.

Muhammad Homeschool

Umi muhammad mencoba untuk lebih terorganisir untuk schedule muhammad. Kalau dibilang mencoba home schooling muhammad mungkin terlalu muluk ya hehe...secara umi bekerja, 8 jam dikantor. Tapi umi tetap mencoba memberikan home schooling waktu umi masih dirumah, seperti sebelum pergi kekantor dan setelah pulang kantor. Supaya ga lupa, umi bikin schedule harian untuk home schooling programme #MuhammadHafidzSyadiAbdurrahman. Tentunya schedule ini hanya sebagai guide karena umi lebih mengikuti apa ketertarikan muhammad untuk di eksplor.

Play with Straw / Sensory Play

Permainan yang cepat dan mudah untuk persiapannya dan yang jelas murah meriah. Tujuannya untuk melatih koordinasi mata dan tangan dan melatih fokus anak. Alhamdulillah muhammad bisa masukin sampai 12 sedotan dari 18 sedotan. Bahan yang dibutuhkan : - Kotak Sepatu - Kertas kado (optional) - Sedotan Kotak sepatu diberi bolong yang banyak. Kalau mau lebih menarik kotak sepatunya bisa dibungkus kertas kado terlebih dahulu baru dibolongin. Sediakan sedotan. Tadaaa...jadi deh mainannya. Lupa permainan ini terinspirasi darimana tapi mainan seperti ini cukup menolong disaat kita butuh untuk kasih kegiatan buat anak sementara ga punya ide 😅 Silahkan mencoba!!! 😊

Spooning Coriander (Ketumbar) / Practical Life

Umi sudah mempersiapkan untuk kegiatan transfer kering ini dalam rangka IndonesiaMontessoriChallenge 2. Mulai dari wadah sampai bahan yang akan ditransfer oleh muhammad. Tapi waktu umi buka kulkas, muhammad lihat dan langsung mengambil botol yang isinya ketumbar. Muhammad minta bukakan botolnya dan ternyata isinya mau dimainkan. Hm...karena muhammad sudah tertarik sama ketumbar ini maka umi langsung menumpahkan ke wadah yang sudah disediakan. Tadinya wadah yang disediakan adalah 2 mangkuk stainless yang hampir sama besar. Tapi jadi berubah menjadi 1 mangkuk stainless dan botol tempat ketumbar disimpan. Muhammad lebih tertarik spooning ketumbar atau coriander-nya dari mangkuk ke dalam botol 😊 Walaupun masih berantakan tapi sebagian besar ketumbarnya masuk ke dalam botol. More practice my prince! I will be here for you 😙

Memotong Buah-buahan Kayu

Sejauh ini muhammad suka mainan ini. Mungkin karena buahnya warna warni dan dapat dibagi dua baik menggunakan pisau dummy maupun dengan tangan langsung. Setelah dipresentasikan sama umi beberapa waktu lalu muhammad selalu berusaha untuk membagi buahnya menggunakan pisau dummy yang sudah disediakan tapi kalau sudah mulai merasa susah langsung dipisahkan pake tangan 😄 Jadi ini bukan sekedar mainan buah-buahan potong ya. Selain belajar menggunakan pisau untuk memotong, muhammad juga belajar sabar, melatih koordinasi mata dan tangan saat memotong. Keep trying sampai bisa nak! Kalau ada yang bertanya kok anak laki-laki diajarkan potong memotong? Saya ingin meskipun muhammad laki-laki tapi tetap familiar sama urusan dapur. It'll help him someday in the future. Metode montessori mengajarkan kemandirian pada anak agar mereka bisa survive.